Lokasi Geografis

109°17'30" - 109°40'30" BT dan 6°52'30" - 7°20'11" LS
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Februari 2017

Evaluasi Penyisipan Pada Event Lomba PBB



Pada lomba PBB yang akan diselenggarakan pada tanggal 12 Februari 2017 akan dilakukan juga penyisipan/kampanye keselamatan jalan utamanya mengambil tema tentang Marka Jalan. Kampanye ini disisipkan pada saat jeda antara peserta satu dan yang lainnya serta menjelang akhir acara yaitu sebelum pengumuman  juara. Lembar evaluasi ini dimaksudkan agar kita dapat mengetahui tingkat pemahaman materi sebelum dan sesudah dilakukannya penyampaian materi.
Adapun untuk evaluasi dari penyisipan materi keselamatan jalan akan dilakukan dengan cara pre test dan post test. Jadi peserta akan diberi lembar evaluasi pre test sebelum penyisisipan materi dilakukan sedangkan post test dilakukan setelah penyisisipan kampanye. Rencananya pre test akan dilakukan sesaat setelah peserta melakukan daftar ulang dan akan diambil data diruangan kelas karena peserta setelah daftar ulang akan masuk ke kelas sebagai base camp. Lalu untuk post test akan dilakukan setelah penyisipan materi dan akan dilakukan di tempat lomba/indoor karena penyisipan meteri akan dilakukan sebelum pengumuman juara jadi para peserta merapat ke tempat lomba. Sampel yang akan dicari 75-100 responden.

Teknik Mengumpulkan Massa Dalam Event Lomba PBB

Salah satu teknik mengumupulkan massa adalah dengan membuat suatu event atau perlombaan. Dalam hal ini event digunakan untuk menarik perhatian orang banyak agar mereka dapat berdatangan dan berkumpul dalam satu tempat dengan maksud tertentu. Jenis Event dibedakan menjadi public event dan private event. 

Yang termasuk dalam public event adalah Perayaan budaya, seni atau hiburan, bisnis atau perdagangan, kompetisi olah raga, pendidikan dan ilmu pengetahuan, rekreasi, serta politik atau kenegaraan. Sedangkan private event meliputi perayaan pribadi seperti peringatan hari jadi, liburan keluarga, pesta pernikahan, dan pesta ulang tahun, serta event-event social seperti pesta-pesta, gala, dan acara reuni (Getz, 1997).

Dalam hal ini event yang akan kami buat adalah public event yaitu pelombaan baris-berbaris dan variasi. Tidak dapat dipungkiri lomba PBB saat ini terus berkembang dan menjadi salah satu lomba yang paling bergengsi antar SMP maupun SMA. Masing-masing sekolah pasti terdapat ekstrakulikuler PBB. Dari semula lomba PBB menggunakan pakaian seragam OSIS sampai saat ini dengan seragam kebesaran masing-masing sekolah yang terlihat mewah. PBB juga salah satu ajang untuk bekerja sama menjaga kekompakan dan disiplin dalam setiap gerakan.

Di dalam lomba PBB yang akan kami buat diselipkan materi-materi dengan tema keselamatan jalan yang akan berfokus pada tema mengenai Marka Jalan.Hal ini dikarenakan berdasarkan survei di kota Tegal pelanggaran marka merupakan pelanggaran dengan prosentase tertinggi di kota Tegal. Tema perlombaan PBB yang akan kami laksanakan adalah “Disiplin PBB Disiplin Berlalu Lintas”. Kami berharap gerakan aturan dalam peraturan baris berbaris dapat mereka tularkan ke dalam peraturan berlalu lintas. Lomba PBB ini dilaksanakan oleh siswa SMA yang masih mempunyai mental yang labil sehingga masih dapat dipengaruhi.

PELAJARAN KAMPANYE KESELAMATAN JALAN di RITA PARK



Kampanye keselamatan jalan di Rita Park dilakukan pada hari Sabtu tanggal 26 November 2016. Kampanye ini dilakukan pada acara puncak Hari Anak Nasional yang diselenggarakan oleh Rita Park. Kampanye yang dilakukan ditujukan pada anak usia sekolah mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA. Acara dilakukan di halaman depan Rita Park. Desain kampanye kami susun dengan skenario kampanye terbuka, games, foto corner, dan joget keselamatan jalan yang telah dibuat oleh panitia.
Namun pada saat melakukan kampanye massa yang diharapkan banyak dan telah terkumpul ternyata sepi. Ternyata Hari Anak Nasional yang diselenggarakan pihak Rita Park tergolong sepi. Panitia pun melakukan jemput bola dengan membagi brosur ke massa yang ada di parkiran dan sekitar Rita Park.  Namun massa yang datang rata-rata ingin berkunjung ke Rita Mall dan masuk ke wahana Rita Park. Dari sini kami kesulitan melakukan pre test maupun post test. Dan sampai sore acara mau berakhir massa tak kunjung berkumpul. Hal ini menjadikan kampanye yang kami lakukan tergolong gagal karena tidak ada evaluasi untuk mengetahui timgkat pemahaman massa yag hadir dengan cara pre test maupun post test karena jumlah massa yang sedikit atau tegolong tidak ada massa.
Dari evaluasi yang kami lakukan ada beberapa hal yang membuat kampanye yang kami lakukan tergolong gagal dan dapat menjadi pelajaran bagi kami untuk melakukan kampanye keselamatan jalan dikemudian hari :
  • 1.      Publikasi yang kurang maksimal karena waktu persiapan relatif singkat
  • 2.      Koordinasi masing-masing seksi kepanitiaan kurang
  • 3.      Hadiah yang disediakan kurang menarik
  • 4.      Terlalu berespektasi mengenai massa yang datang sudah berkumpul pada acara Hari Anak Nasional sehingga diharapkan kami tinggal mengisi acara.