Lokasi Geografis

109°17'30" - 109°40'30" BT dan 6°52'30" - 7°20'11" LS
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juni 2015

TIPS BERKENDARA JARAK JAUH



1. Pastikan badan sehat saat mau melakukan perjalanan, dan tidak dalam keadaan mengantuk atau minum obat yang dapat menyebabkan kantuk

2. Pakaian
Gunakanlah pakaian yang dapat menutupi atau setidaknya meminimalkan terpaan angin, maupun antisipasi terhadap kecelakaan. Pakaian panjang lebih baik. Gunakanlah jaket, dan celana panjang (berbahan jeans cukup baik untuk perjalanan jauh).

Perlengakapan tambahan: wind shield (untuk melindungi paru-paru dari terpaan angin), sarung tangan (melindungi tangan dari sinar matahari), dan penutup hidung (menghindari udara kotor di perjalanan). Jika perjalanan dengan jarak lebih jauh (1 jam perjalanan ke atas), pertimbangkan untuk memakai sepatu sehingga kita merasa lebih nyaman.

3. Sepeda motor

Cek selalu kondisi motor, yang meliputi:

  • Ban: kondisi ban yang “gundul” berbahaya untuk digunakan karena tidak dapat “mencengkram” jalanan dengan baik, sehingga dapa menyebabkan pengendara terpeleset.  Gantilah secara berkala.

  • Rantai: selalu pastikan rantai terpasang aman (tidak terlalu kendor/ kencang), karena rantai yang kendor dapat menyebabkan rantai lepas dan masuk ke jeruji ban, sangat berbahaya. Beri pelumas/ minyak rantai secara berkala, menghindari rantai berkarat/ rusak.
  • Rem: pastikan rem berkala dengan baik, dan Anda tidak menginjak/ menekan terlalu dalam untuk menghentikan kendaraan. Ganti kampas rem jika telah aus.

  • Spion: melihat kondisi kendaraan di belakang kita. Sangat berguna saat menyalip kendaraan/ mau mengubah arah/ belok. Pakailah 2 buah spion yang baik, kanan dan kiri.

  • Speedometer, indikator bensin, dan lampu- lampu: Pastikan semuanya bekerja dengan baik. Tentunya Anda tidak meu terjebak di jalan sepi di tengah hutan, dan bensin Anda habis bukan, karena indikator bensin Anda tidak bekerja? Atau Anda tiba- tiba ditabrak dari belakang karena lampu sign (sein) atau lampu rem Anda tidak menyala?

·         Peralatan tambahan: selalu siapkan jas hujan di bawah jok motor dan seperangkat tools untuk mengantisipasi keadaan di tengah jalan yang mungkin timbul.

4. Helm
Gunakan helm standar SNI yang menjaga seluruh bagian kepala Anda. Helm tersebut meminimalisir luka yang terjadi ketika terjadi benturan yang tidak diinginkan. Pastikan juga selalu “klik” kan pengait untuk kenyamanan kita.

5. Surat- surat berkendara
Selalu bawa SIM dan STNK kendaraan untuk menghindari urusan tidak diperlukan dengan Polisi.

6. Istirahat
Jangan lupa untuk beristirahat min 30 menit. Karena kemampuan kita berkendara hanya maksimal sampai 5 jam lebih dari itu kelelahan akan muncul dan mengganggu konsentrasi kita saat berkendara.

Baik itulah hal - hal yang perlu dipersiapkan saat berkendara jarak jauh.

Minggu, 22 Maret 2015

TIPS MENGHINDARI BEGAL




Jalanan makin nggak aman! Hampir tiap hari, beragam kasus kriminalitas yang terjadi di jalan seperti nggak pernah absen diberitakan di beberapa media nasional. 
Ngerinya, berdasarkan data yang dikeluarkan Polda Metro Jaya, ada sekitar 904 kasus pencurian dengan kekerasan dan 3.162 kasus curnamor yang terjadi di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi,dan Depok sepanjang tahun 2014 lalu. 
Nah, yang paling baru adalah kasus pembegalan yang kembali ramai menebar teror. Nggak cuma merampas si kuda besi, beberapa di antaranya, kadang melukai bahkan nggak segan untuk membunuh korbannya. Duh!
“Kita jangan bertindak menunggu ancaman, tapi sebaiknya, bertindak sebelum ancaman dengan perencanaan pada setiap perjalanan,” ujar Jusri Pulubuhu, dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).
Tahu kasus perampasan motor dengan kekerasan kembali marak, Pak Jusri bagi-bagi tips buat kita supaya bisa tetap survive di jalan. Ini dia….

1. TIDAK MELAKUKAN PERJALANAN MALAM HARI
Usahakan untuk nggak melakukan perjalanan malam hari, melewati tempat yang rawan. Begal itu biasanya terjadi malam hari, di atas jam 7.

2. PULANG BERKELOMPOK
Umumnya, para pembegal beraksi menyasar korban yang bepergian seorang diri. Maka dari itu, diusahakan untuk bepergian secara berkelompok, bisa dengan  teman sekolah atau teman kuliah. Pulang dengan teman-teman yang punya jalan pulang searah bisa mengurangi ancaman begal.

3. PILIH RUTE AMAN DAN RAMAI
Kalaupun harus pulang malam, carilah rute yang aman.Nggak masalah kalau jalur itu lebih jauh, dari pada ambil jalur yang lebih cepat tapi nggak aman. Kalau bisa, cari jalan yang banyak penerangan atau banyak dilalui kendaraan.
4. HINDARI BARANG MENARIK
Biasanya, pelaku akan tertari terhadap apa yang kita bawa dan kenakan. Usahakan untuk nggak membawa barang berharga yang mencolok atau memainkan smartphone. Soalnya, sinar yang dihasilkan bisa menarik perhatian pembegal.

5. CARI TEMPAT BERHENTI TERDEKAT
Seandainya kta merasa ada orang-orang yang mencurigakan sedang mengawasi atau mengikuti kendaraan kita, sebisa mungkin cari tempat berhenti terdekat. Bisa warung yang ramai pengunjungnya. Jangan mencoba untuk kabur atau lari, soalnya itu malah akan semakin menarik perhatian dan membuat pembegal malah mengejar kita.

6. PAKAI ATRIBUT LENGKAP
Pembegal cenderung menjatuhkan orang dari pada memberhentikannya. Jadi, mereka lebih sering menendang sepeda motor korban dengan harapan dia akan hilang keseimbangan. Nah, kita diharapkan untuk memperhatikan sekeliling dan melengkapi atribut kendaraan kayak spion standar pabrik. Dengan itu, kita bisa memperhatikan dengan jelas kalau ada gelagat yang mencurigakan.

7. BERHENTI ATAU NGEBUT MENDADAK
Kalau kita melihat gelagat atau pergerakan mencurigakan, usahakan untuk melakukan manufer mendadak, kayak mempercepat atau melambatkan kedaraan secara tiba-tiba. Ini bermaksud untuk mempersulit pembegal mengatur kecepatannya untuk mencegat kita.

8. ALAT PERTAHANAN DIRI
Untuk berjaga-jaga dan kalau sudah benar" kepepet, agan harus siapkan juga alat pertahanan diri, tetapi tidak melanggar hukum, seperti gas air mata (pepper spray), setrum listrik, ataupun kunci stir mobil. Tapi ingat, ini cuman dipakai untuk mempertahankan diri saat kepepet aja ya  

9. NYERAH AJA
Seandainya aja kita terpaksa harus berhadapan dengan si pembegal (amit-amit!), langsung serahkan saja apa yang mereka minta dan jangan melawan. Bahaya, jek!. Melawan atau membela diri membuat pembegal panik dan akan membuat mereka melakukan tindakan di luar perkiraan. Tapi jangan lupa juga untuk memperhatikan tanda-tanda si pembegal, kayak ciri fisik, merek motor, sampai ciri motornya.